cho kyuhyun-ssi

Author: starralova
Main Cast: Cho Kyuhyun Super Junior & Choi Sooyoung SNSD
Other Cast: Lee Donghae, Jessica Jung & member Super Junior-SNSD
Rating: PG-15
Genre: Romance, Sad, Family and a little comedy
DON’T BE SIDERS!!! TOLONG TINGGALKAN KOMENTAR!!!
Happy Reading!!!

Annyeong…. helllo hello… im choi sooyoung #plak #ngayal ,kekekeee…
Aku bawa part 2nya Forever nih, mian ya kalo ada typonya, makasih buat reader-deul yang udah mau ninggalin komen dan ngasih kritik saran :”D. Buat yang cuman baca doang juga makasih ya..

Tolong perhatikan waktu yang ada, soalnya ini alurnya campur-aduk😀 (yang di bold sama miring itu flashback).

picnya editan amatir aku sendiri jadi mian kalo mengecewakan,.

Author POV

Ada kalanya kita harus mengalah dengan keadaan, ada kalanya juga kita harus berani dan menantang keadaan. Tapi bagaimana jika kita harus mengalah pada keadaan yang seharusnya bisa kita menangkan??’

Cho Kyuhyun, namja playboy dan arogan yang selalu saja menarik perhatian setiap yeoja dikampusnya. Cho Kyuhyun yang seorang bintang karena ketampanannya. Sosoknya yang terkesan dingin itulah yang menjadi magnetnya. Selalu saja membuat para yeoja menjerit tertahan saat bertemu dengannya, ditambah smirk evilnya yang bagi para yeoja menjadi daya tarik tersendiri. Sahabatnya, Lee Donghae tak kalah populer, pewaris tunggal Lee Corp. ini  memiliki senyum manis dan menawan. Selalu saja ada yeoja yang terpikat pada senyuman damainya itu. Seperti saat ini, saat keduanya berjalan kearah gedung kampus Chung-ah University.
“Cho Kyuhyun!!!!” “Lee Donghae!!” “Omo!!! Senyumnya sengat indah” teriakan-teriakan itu wajar terdengar bila dua sahabat itu sedang berjalan bersama.

***

“Baiklah, Choi Sooyoung-ssi. Aku akan menemanimu berkeliling kampus ini. Kajja!” kata seorang yeoja berambut pirang pada teman barunya yang baru saja ia kenal.
“Jeongmal gomawo, Jessica-ssi” jawab yeoja lain yang lebih tinggi dari yeoja berambut pirang. Keduanya kini sedang berjalan dari arah gedung utama Chung-ah University.
“Apa yang membuat kau pindah ke Seoul, Sooyoung-ssi?” kata Jessica Jung, nama gadis berambut pirang saat keduanya berjalan di koridor gedung.
“Eh, em… Aku hanya ingin kembali mengingat kenanganku disini, Jessica-ssi” jawab Sooyoung sambil tersenyum dan matanya yang menerawang. Jessica masih tidak mengerti maksud teman barunya ini, tapi tetap memilih diam.
“Ah, lebih baik kita memakai banmal saja. Jangan ada embel-embel -ssi saat saling memanggil,..” kata Jessica “terasa aneh didengar” lanjutnya dengan lebih lirih dan tawa yang lucu.
“Ne?? Wah, baiklah Sica-ah? Begitu??” jawab Sooyoung juga dengan tawa.
“Nah, begitu terdengar lebih akrab” kata Jessica sambil tersenyum. Sosok yang menyenangkan, batin Jessica saat melihat Sooyoung yang tertawa lepas didepannya.

***

Seoul, 17 Mei 2007
Bruk!!
“Aish.. Mianhae, aku tidak berhati-hati saat berjalan” kata seorang yeoja yang tengah membungkuk meminta maaf. Namja yang di tabrak hanya meringis kesakitan karena senggolan yang cukup membuatnya limbung beberapa saat.
Si yeoja langsung mendongkak saat tidak mendapat respon permintaan maafnya tadi.
“Mianhae, Sunbae. Aku benar-benar tidak sengaja” kata si yeoja lagi saat tau yang ditabrak adalah Sunbaenya.
“Gwaenchana. Tidak apa-apa kok, lain kali berhati-hatilah saat berlari” jawab si namja sambil tersenyum manis. Si yeoja segera berlari saat menyadari dia tadi banyak membuang waktu padahal dia sudah telat sepuluh menit dari bel sekolah.
Saat punggung si yeoja yang kian berjalan menjauh, si namja segera menengok kebelakang,
“Gadis yang ceroboh” katanya kemudian tersenyum. Tersenyum dengan tulus.

***

Waktu sekarang….
“Oppa, nanti malam temani aku ya?” kata seorang yeoja yang bergelayut manja dilengan Kyuhyun.
“Ne, Jagiya” jawab Kyuhyun sambil mengelus pipi yeoja tersebut. Sang yeoja kini terlihat tersipu dan memukul lengan Kyuhyun.
“Oppa genit”
“Tapi kau suka kan, hm?” yang ditanya hanya tersipu malu, Donghae yang berada disamping Kyuhyun hanya bisa berdecak sebal melihat sahabatnya menggombal seperti itu.
“Kyu-ah, aku pergi dulu ya” kata Donghae seraya bangkit dari duduknya dan berjalan keluar dari cafetaria kampus.

***

“Kyuhyun benar-benar menjijikan” kata Donghae sebal, sampai-sampai dia tak menyadari ada seseorang yang berjalan dengan tergesa-gesa dari arah berlawanan.
Bruk!!
“Aww!!! Yah!! kau tak punya mata??” teriak seorang yeoja sambil membereskan buku-bukunya yang jatuh berserakan di lantai.
“Yah!!! kau sendiri juga tidak berhati-hati, nona!!” sindir Donghae berdiri lalu membersihkan celana belakangnya yang kotor karena lantai akibat bertabrakan dengan yeoja dihadapannya itu.
“Ck, sial sekali hidupku ini. Oh, hidupku sungguh malang harus bertemu denganmu ikan jelek” kata yeoja tadi dengan mimik wajah berlebihan saat tau laki-laki yang bertabrakan dengannya adalah Lee Donghae, lelaki yang menjadi musuh abadinya sejak sekolah menengah.
“Ah, nona Jung ternyata. Kau tau, hidupku jauh lebih sial saat harus bertemu denganmu, nona es!” bisik Donghae tepat di telingga kiri Jessica, Jessica sempat membeku lalu dengan spontan mendorong tubuh Donghae menjauh darinya.
“Ikan jelek kurang ajar!!” jerit Jessica, Donghae hanya terkikik geli mendengar lengkingan suara Jessica. Tiba-tiba saat Donghae lengah, dengan ujung heels yang dipakainya saat ini Jessica menendang tulang kering sebelah kanan Donghae lalu dengan cepat berlari. Donghae hanya dapat berteriak kesakitan sambil mengumpat sejadi-jadinya.
“Nona es!! Kau akan menerima pembalasanku!!” teriak Donghae pada Jessica yang kini telah menghilang dari perempatan koridor gedung “Sial!!” umpatnya kemudian berjalan menjauh dari tempat itu yang kini menarik perhatian mahasiswa-mahasiswa lain termasuk Kyuhyun yang melihatnya sambil tertawa lebar.

***

Sooyoung POV

“Appa ingin bicara denganmu, Sooyoung-ah” suara yang sebenarnya tidak ingin aku dengar mengintrupsiku untuk berhenti dan memandang kearahnya.
“Apa yang ingin Appa bicarakan? Sesuatu hal yang penting?” tantangku padanya. Dia hanya terdiam dan berjalan mendekat kearahku.
“Sesuatu yang sangat penting untuk masa depanmu” tegasnya sambil menatapku. Bukan tatapan penuh kasih sayang seorang ayah pada anaknya. Melainkan tatapan tegas dan otoriter. Aku membenci tatapan itu.

***

Seoul, 20 Mei 2007
“Kita bertemu lagi” kata seorang namja pada yeoja yang kesusahan mengambil buku dan kertas-kertasnya yang terjatuh berserakan dilantai koridor sekolah. Si yeoja kemudian mendongkakkan kepalanya. Terkejut, lalu tersenyum lebar melihat namja yang membantunya.
“Ternyata Sunbae” kata si yeoja, si namja hanya tersenyum sambil membantu membereskan buku dan kertas yang berserakan dilantai.
“Berhati-hatilah. Kau ceroboh sekali jadi yeoja” jawab si namja sambil menyerahkan buku dan kertas yang telah dia punguti pada yeoja itu. Si yeoja hanya mengangguk-ngangguk malu dan berdiri,
“Gomawo, Sunbae. Jeongmal gomawo-yo” kata si gadis lalu berjalan melewati sang namja. Si namja hanya tersenyum memandang punggung si yeoja yang makin menjauh darinya.

***

Waktu sekarang…

Kyuhyun POV
Gadis manja ini selalu saja merepotkanku. Ck, malam ini ternyata dia mengajakku pergi makan malam romantis yang dia idam-idamkan. Cih, memuakkan.
“Oppa, kau tidak senang ya dengan makan malam ini?” liat sekarang dia merajuk padaku. Aku hanya memberi senyum palsu dan mengelaknya.
Sepertinya setelah ini aku ingin minum lagi.
“Lee Donghae, kau ada dimana sekarang? Temani aku minum” kataku ditelfon setelah mengantarkan Minjeong pulang kerumah.
“…”
“Arraseo, aku tunggu ditempat biasa, oke?” Klik!
Lee Donghae, sahabatku yang mau membantuku kapanpun dan dimanapun. Aku mempercayainya, tapi aku belum bisa berbagi masalahku dengannya. Dan dia mengerti itu.
Masalahku? Ya, seorang Cho Kyuhyun yang arogan dan playboy sepertiku ternyata memiliki masalah. Aku sendiripun sulit mempercayai ini.
“Kyu-ah, kenapa baru datang, hm?” baru datang pun bartender langsung bertanya padaku. Seberapa sering aku datang kemari? Jawabannya, hampir setiap hari. Datang, mabuk, dan pulang. Rutinitas yang selalu aku lakukan disini.

***

Author POV
Lagi. Malam ini Kyuhyun mabuk berat dan Donghae yang memapahnya berjalan keluar club dan membawanya pulang. Tadi saat Donghae datang keadaan Kyuhyun sudah parah, tergeletak di meja bar sambil berguman nama seorang gadis.
“Sahabatmu ini benar-benar kacau, Hae-ah. Tadi dia menangis lalu berteriak marah. Dia sangat frustasi sepertinya pada seseorang yang terus ia ocehkan itu” kata si bartender yang membuat Donghae prihatin. Dan saat itulah dia berjanji, akan membantu Kyuhyun untuk menyembuhkan lukanya. Walaupun sahabatnya akan selalu menolaknya. Donghae akan membantu dengan caranya sendiri.
Ditempat lain, Choi Sooyoung tidak bisa memejamkan matanya barang satu menit pun. Malam yang semakin dingin tidak membuatnya berpindah dari lantai kamar yang dingin ke ranjang yang nyaman dan hangat. Air mata terus jatuh dari kedua mata indahnya, air mata kesedihan yang begitu mendalam. Dia hanya bisa memeluk lututnya saat menahan isak tangisnya.
“Kyuhyun-ah” lirihnya dan kembali bulir air mata jatuh di pipinya.

To Be Continue…

Gimana? Gimana?? Kependekan ya partnya ??? mian mian.. masih penasaran atau udah ngerti jalannya ini cerita??😀
Ayo ayo silahkan RCL ..!! kalo ada yang kritik saran silahkan😀