4 Years of Love

Author: starralova

Main Cast: Cho Kyuhyun Super Junior & Choi Sooyoung SNSD

Other Cast: Super Junior & SNSD member’s

Genre: Romantic, Friendship, Comedy

Rating: PG-17

annyeong!!!!!! ketemu lagi sama author :0 yup.. aku bawa kelanjutan cerita 4 Years of Love🙂 adakah yang masih menunggu kelanjutannya??? gomawo buat yang udah komen di part_part sebelumnya🙂 sekali lagi part ini gak pake poster yaa… gak papa dong??? :3 semoga part ini banyak yang komentar :3 soalnya nyesek banget aku waktu liat viewer yang nyampek 150, eh.. yang komen 20 pun gak nyampek TT.TT emang jelek banget ya ff buatanku sampe gak ada yang mau ngasih komentar?? .. part selanjutnya bakalan jadi part terakhir dan kalo sampek dipart ini responnya dari reader gak gak sesuai dengan viewernya, part 4nya gak akan aku publish! :X dan mungkin aku gak akan buat ff lagi kedepannya.. TT.TT

Happy Reading!!!

Author POV

Pagi ini dorm Super Junior terasa ganjil. Maknae mereka yang biasanya paling sulit dibangunkan, hari ini dengan mengejutkan bangun pagi bahkan membangunkan hyung-hyungnya yang belum bangun ditambah lagi dia mau membantu Ryeowook memasak didapur. Para hyungnya menatap tak percaya melihat kelakuan sang maknae, hingga tak tahan Heechul berkomentar, “Kau tidak salah minum obatkan, maknae?” yang ditanyai hanya senyum-senyum geje sambil menggaruk-garuk rambut belakangnya yang tidak gatal.

“Kelakuanmu sangat mencurigakan, Kyu-ah. Apa yang sudah kau lakukan sebenarnya?” tanya Leeteuk menambahi pertanyaan Heechul, karena dia tahu betul kalau si maknae evil tiba-tiba berubah menjadi angel seperti ini pasti ada sesuatu yang dia inginkan atau dia sedang berbuat kesalahan dan paling parah dia hanya mengerjai hyung-hyungnya. Tapi semua itu salah, sang maknae sedang jatuh cinta itu kenyataan yang terjadi, hanya saja para member tidak tahu. Sungmin yang melihat kerusuhan didapur hanya bisa tersenyum dan geleng-geleng kepala, “Kalau kalian tahu yang sebenarnya, aku tidak bisa membayangkan seperti apa ekspresi kalian” lirih Sungmin sambil terkekeh dan berjalan ke kamar mandi.

Setelah keributan yang dilakukan sang maknae didorm pagi ini, kini aktivitas para member berjalan normal lagi. Yesung yang masih saja berkutat dengan kura-kura tercintanya dan lebih parahnya, kini dia mengajak bicara ddangkoma, sang kura-kura. Shindong dan Eunhyuk yang berebut pisang terakhir dimeja makan dengan Ryeowook yang menengahi mereka. Sungmin yang berkutat dengan ponselnya disofa ruang tengah. Leeteuk, Heechul dan Donghae sudah pergi sejak selesai sarapan tadi. Siwon tidak ada karena dini hari tadi sudah kembali ke China menyelesaikan syutingnya, meskipun dia masih penasaran tentang masalah Kyuhyun dan Sooyoung. Mancari sang maknae? Ya, sang manknae masih berada dikamarnya, dia sedang melihat pantulan wajahnya dicermin kamar sembari tersipu-sipu. Efek dari kemarin belum bisa hilang, kebahagian yang ditunggu-tunggunya selama 4 tahun ini akhirnya menuai hasil.

“Ya Kyu-ah! Palli!! Katanya kau ingin kekantor. Ayo cepat!” teriak Sungmin yang dari kamarpun terdengar sangat nyaring.

“Yah, Hyung tunggulah sebentar. Ck, tidak sabaran sakali kau ini. Sunny tidak akan pergi kemana-mana hanya karena kau telat sebentar” ucap Kyuhyun menyebalkan saat keluar dari kamar. “Kajja!!” lanjutnya berjalan mendahului Sungmin keluar dari dorm.

“Mwooo?? Apa yang kau katakan, Evil?” beberapa saat Sungmin baru menyadari saat Kyuhyun menyebutkan ‘Sunny’. “Kyaaaa! Evil kurang ajar!!!” teriak Sungmin dengan kekesalan diubun-ubun berjalan menyusul Kyuhyun, entah apa yang nanti akan dilakukan Sungmin pada Kyuhyun saat diparkiran mobil.

***

Saat tiba dikantor KyuMin berpapasan dengan para member SNSD yang akan berlatih rutin. Mereka saling bertegur sapa dan mengobrol sebentar setelahnya berjalan kearah yang berbeda. KyuMin yang memang hari ini dipanggil menajer mereka berjalan kearah barat koridor, sedang para member SNSD berjalan kearah lift yang akan membawa mereka keruang latihan di lantai 5 gedung SMEnt.

“Kenapa kau hanya diam saja, Kyu-ah? Kenapa tidak mencoba mengobrol dengan Soong-ah?” kata Sungmin saat keduanya berjalan kearah ruangan menajer.

“Yah, Hyung aku malu tahu. Terasa aneh kalau tiba-tiba aku mengobrol dengannya. Ya kalau hanya ada aku, kau dan Sooyoung-ah” jawab Kyuhyun sambil berbisik.

“Mwo? Seorang evil seperti dirimu malu menegur seorang gadis? Ckckck.. tidak kusangka kau sepemalu itu, Kyu-ah” kata Sungmin sambil cekikikan mendengar penuturan dongsaengnya itu. Seorang Cho Kyuhyun malu bertegur sapa dengan Sooyoung, ternyata jatuh cinta berefek pada perubahan kepribadian seseorang. ‘Ck, poor Kyu-ah’ batin Sungmin.

“Hyung,..” rengek Kyuhyun untuk menyuruh hyungnya berhenti tertawa.

“Haha… Ne, mian mian. Kau harus lebih berani, Kyu-ah. Kau tidak ingin bukan Soong-ah direbut laki-laki lain?”

“Andwaeyo!! Tidak akan aku biarkan!” amuk evil maknae.

“Makanya cepat dekati dia!! Selama 4 tahun ini dia memang tidak pernah pacaran, tapi kau tahu? dia juga ingin sekali memiliki pacar loh”

“Jinjja, Hyung?? Kenapa aku tidak tahu?” tanya Kyuhyun polos.

‘Pletak!’ Sebuah jitakan sukses mendarat di kepala Kyuhyun

“Hyung appo!” ringis Kyuhyun sambil mengusap-usap kepalanya yang dijitak Sungmin tadi.

“Karena kau babo! Tentu saja kau tidak tahu, kan Soong-ah hanya berkeluh kesah padaku. Bahkan Siwon pun tidak pernah ia beri tahu” kata Sungmin dengan bangga. Tiba-tiba aura evil menyeruak, Kyuhyun memincingkan mata dan menatap tajam kearah Sungmin.

“Kau tidak menyukainya kan, Hyung?” tanya Kyuhyun.

“Hei.. hei… Tenang saja. Aku hanya menganggap Soong-ah itu uri dongsaeng saja. Kau ini tenang saja. Aku akan membantumu tahu, aku merestui kalau kau bersama uri Sooyoungie” kata Sungmin sambil merangkul Kyuhyun dan memasuki ruang menajer mereka.

“Awas saja kalau kau berbohong, Hyung” kata Kyuhyun dengan sebal, hanya ditanggapi kekehan dari Sungmin.

*** *** *** *** ***

Kyuhyun POV

Yeah… rapat dengan menajer sudah selesai. Kulirik jam tangan yang melingkar di tangan kananku. Mwo?? Sudah jam sebelas siang?? Kyaaa.. aku telat ke ruang latihan. Dengan segera aku berpamitan dengan Sungmin hyung dengan memberikan alasan agar dia tidak curiga, meskipun aku sudah menceritakan semua perasaanku ke Sooyoung padanya tapi masalah kontrak baruku bersama Sooyoung ini masih tetap menjadi rahasiaku bersama Sooyoung. Kami ingin membuat kejutan pada mereka, entah seperti apa ekspresi keterkejutan mereka nantinya, kkekekeeee… Kami memang evil couple kan??

Tapi saat memasuki ruang latihan, tenyata ruangan masih kosong tidak ada Sooyoung ataupun pelatih. Akhirnya aku hanya mengambil tempat yang nyaman kemudian mengeluarkan PSP kesayangan yang selalu aku bawa kemana-mana dari tasku. 30 menit menunggu sambil bemain game ternyata membuatku bosan. Hal paling aneh yang aku rasakan, tidak pernah sekalipun aku merasa bosan bermain game saat menunggu. Kenapa diriku ini???

“Annyeong.. Kau sudah lama menunggu, Kyu-ah?” kulihat didepan pintu Sooyoung memasuki ruangan. Cantik. Kini kulihat dia memakai kemeja kebesaran berwarna biru dan hotpans warna putih. Untuk alas kaki Sooyoung memakai sepatu kets, rambut coklat panjangnya diikat acak dengan sedikit helai rambut yang tidak ikut terikat menutupi disekitar telinganya.

Deg! Tuhan!!!

Kanapa dia secantik ini?? Ya Tuhan!! Jantungku!!!

Aku hanya bisa diam tepesona menatap Sooyoung, kini dapat kilihat dia sedikit risih aku pandangi seperti itu. Kesadaranku kembali, dengan segera kualihkan tatapanku keatas ruangan dan menjawab pertanyaannya tadi, “Anniya, aku juga baru sampai kok, Youngie” dustaku.

“Ah, untungnya.. Tadi aku harus kembali kedorm dulu, barangku ada yang ketinggalan. Eh, tadi pelatih menelponku saat didorm. Dia bilang tidak bisa menemani kita latihan hari ini. Jadi kita hanya akan berlatih berdua saja hari ini, tidak apa-apa kan?” kata Sooyoung panjang lebar. Apa dia bilang tadi berlatih berdua?? HANYA KAMI BERDUA??? Mwoooo??? Kyaaaaa…..aku sangat mau, Youngie. Kekekeeee…

“Tidak masalah. Kurasa kita hanya akan mengulang gerakan yang kemarin bukan? Aku sudah menguasinya dengan baik” kataku dengan bangga, kulihat dia terkekeh.

“Jinjjayo?? Kajja kita buktikan, Kyu-ah!” katanya kemudian menyalakan musik dipojok ruangan.

“Kajja!!” kataku dengan semangat. Ah..aku menjadi sangat gugup sekarang. Kini musik sudah diputar, baik aku ataupun Sooyoung sudah berada ditengah ruangan. Kemudian dengan gerakan cepat aku dan Sooyoung sudah menari ditengah ruangan. Namun tiba-tiba….

Drrrr drrrr drrrr…

Dering handphone disaku celanaku mengacaukan tarian kami. Dengan kesal kuambil handphone menyebalkan itu dan mengutuk siapa saja yang sedang menelponku saat ini. Aku memberi kode pada Sooyoung untuk mengangkat telepon dan berjalan menjauh darinya, “Yeoboseo..”

“…..”

“Ck, aku ada urusan lain, Hyung. Jadi, mian aku tidak bisa menemanimu. Ajak saja Yesung hyung atau siapa saja. Dan yang penting jangan menggangguku, arrachi?” kupelankan suaraku saat mengatakan kata-kata yang terakhir takut bila nanti Sooyoung mendengarnya, kemudian mengakhiri panggilan itu. Telepon tadi dari Ikan Mokpo yang tidak ada kerjaan, dia ingin mengajakku makan siang bersama. Ck, merepotkan sekali dia itu, mentang-mentang Jessica sedang ngambek padanya, sekarang dia memintaku untuk menemaninya makan siang, Enak saja kau, Fishy. Segera aku offkan handphoneku, tidak mau lagi ada yang mengganggu latihanku bersama Sooyoung. Kekekeee…

“Mianhae, Youngie. Menunda latihan kita, kajja kita lanjutkan lagi!” kataku padanya, kulihat dia berdiri setelah sebelumnya duduk dipinggir ruangan dan meneguk air dalam botol yang ia bawa.

“Gwaenchana, Kyu-ah. Kita istirahat dulu sebentar. Lihatlah, sekarang saatnya jam makan siang. Aku jadi lapar” kulihat dia memandang kearahku dan menunjukkan puppy eyesnya. Cantik.

“Si shikshin sedang kelaparan rupanya. Mau makan siang bersama?” tanyaku, dia mengangguk dengan semangat dan segera berjalan keluar ruangan, “Dasar shikshin!” ku ikuti dia berjalan, dan ternyata dia hanya mengajakku makan dicafetaria SMEnt.

“Kajja, Kyu-ah! Aku sangat lapar tahu” katanya tidak sabar saat menengok kebelakang dan melihatku berjalan lambat, tiba-tiba dia menarik tanganku dan membawaku ke meja kosong yang berada tepat berhadapan dengan pemandangan kota Seoul. Memang letak cafetaria ini sangat strategis berada dilantai 3 gedung dan berhadapan langsung dengan gedung-gedung menjulang dan jalan yang dipadati kendaraan bermotor.

Sungguh saat tangan kami bertautan, jantungku berdetak tidak normal. Tangannya begitu hangat, membawa kehangatan tiba-tiba didadaku. Rasanya begitu senang saat dia menautkan jari-jari kami, seperti sepasang kekasih yang sedang berkencan. Apa aku terlalu berharap? Kurasa tidak.

***

Author POV

Selesai makan siang keduanya kembali keruang latihan. Karena sepertinya baik Kyuhyun dan Sooyoung tak ada yang merasa ingin berpisah, mereka terlanjur menikmati kedekatannya ini. Setibanya diruang latihan mereka tidak langsung memulai latihan, tapi hanya duduk-duduk saja sambil sesekali melontarkan lelucon dan tertawa bersama.

Dan si evillah yang merasa mendapat durian runtuh, dia senang luar biasa. Bahkan saat tiba didorm pun dia masih saja terlihat gembira sambil sesekali bersenandung lagu ‘Marry U’ lagu milik grupnya yang menjadi hits beberapa tahun lalu. ‘Si evil maknae sedang jatuh cinta’ beberapa kali Sungmin menjawab pertanyaan-pertanyaan member lain yang menatap aneh Kyuhyun. Yang ditatap hanya tesipu kemudian kembali bersenandung lagi dan meninggalkan hyung-hyungnya yang terbengong melihat kelakuannya.

“Kenapa si maknae bersikap aneh akhir-akhir ini?” pertanyaan Heechul untuk kesekian kalinya dijawab Sungmin dengan malas-malasan, “Dia sedang jatuh cinta, Hyung”

“Wah… Jinjjayo? Dengan siapa?” tanya Heechul bersemangat, berbeda dengan member-membernya yang kemudian berlalu saat dia menjawab pertanyaan mereka, Heechul terlihat bersemangat untuk bertanya pada Sungmin. Sungmin yang tidak siap menjawab pertanyaan tiba-tiba dari Heechul terlihat gugup.

“Enggg.. aku juga tidak tahu, Hyung. Habis sejak pulang ke dorm dia sudah seperti itu, Hyung. Dan dilihat dari ciri-cirinya sepertinya dia sedang jatuh cinta” jawab Sungmin sekenanya lalu melesat kekamar, takut Heechul yang akan terus mendesaknya.

“Ah.. Aku selamat!” seru Sungmin kemudian merebahkan diri ke ranjangnya, yang bersebelahan dengan ranjang Kyuhyun.

“Selamat dari apa, Hyung?” tanya Kyuhyun dari arah kamar mandi. ‘Oh, dia baru selesai mandi’ batin Sungmin melihat dongsaengnya hanya memakai kaos dan celana pendek serta handuk yang melilit lehernya.

“Anniya. Aku juga mau mandi!” jawaban Sungmin rasanya kurang puas bagi Kyuhyun. Saat akan membuka mulut untuk bertanya lagi, Sungmin sudah melesat kekamar mandi.

“Hyung yang aneh” kemudian evil ini mengakat bahu pertanda tidak peduli lagi dengan apa yang diucapkan hyungnya tadi, sejurus kemudian dia kembali membayangkan hari ini dia mengabiskan waktu bersama Choi Sooyoung. Dan benar saja, beberapa saat kemudian evil maknae Super Junior ini tersipu sambil sesekali terkekeh membayangkan kebersamaannya bersama Sooyoung tadi. Dasar evil!

***

Hari berganti dengan cepat, seminggu lagi acara terbaru yang diikuti duo evil akan segera ditayangkan di televisi, bahkan besok mereka harus rekaman untuk tayangan perdana acara ini. Acara terbaru di KBS itu berjudul “Dancing Star” dimana pesertanya adalah para Idol yang akan saling berpasangan dan menari bersama untuk memenangkan hadiah utama. Para Idol dipilih secara acak oleh PD acara dan mewakili setiap agensi mereka, dimana akan ada 8 pasangan Idol yang mengikuti acara ini termasuk ‘evil couple’ dari SMEnt.

“Sudah siap untuk besok, Kyu-ah?” tanya Sooyoung saat mereka berdua gladi bersih hari ini, tentunya mereka ingin menunjukkan yang terbaik.

“Tentu saja aku sudah siap, Youngie. Kita akan menunjukkan yang terbaik besok. Hwaithing!!!” kata Kyuhyun sambil mengepalkan kedua tangannya untuk memberi semangat, tapi ekspresi wajah yang dibuat sok lucu membuat Sooyoung tertawa terpingkal-pingkal.

“Yah! kenapa kau tertawa seperti itu?” tanya Kyuhyun melihat Sooyoung yang masih menertawakannya.

“Kau menggelikan, Kyu-ah. Jangan tunjukkan ekspresi seperti itu lagi. Tidak cocok tahu” kata Sooyoung disela-sela tawanya dan menjulurkan lidah ke arah Kyuhyun.

“Yah!! kau!!!” kata Kyuhyun kemudian menggelitik perut Sooyoung.

“Kyaaaa!! Jangan menggelitikku! Ini geli, Kyu-ah! Hentikan! Kyaaaa!!! Hentikan, Evil!!” kata Sooyoung sambil berusaha melepaskan cengkraman tangan Kyuhyun yang sedang menggelitik perutnya dan memukul-mukul dada Kyuhyun. Tapi kekuatan Kyuhyun yang memang berbeda dengan Sooyoung, membuatnya kini semakin memojokkan Sooyoung.

Duk!

Kini posisi mereka menjadi sangat riskan untuk dilihat, Kyuhyun berada diatas tubuh Sooyoung dengan kedua tangan menyangga tubuhnya agar tidak menindih Sooyoung yang berbaring sempurna dilantai ruang latihan. Kedua tangan Sooyoung yang semula memukul-mukul dada Kyuhyun kini beralih di leher namja ini, memeganginya dengan erat. Mata mereka saling bertemu. Kedua mata bulat Sooyoung bertemu dengan sepasang mata elang nan tajam milik Kyuhyun.

Deg!

Kyuhyun menahan nafasnya saat berdekatan seperti ini. Tidak berani melakukan apa-apa hanya menatap dalam ke kedua bola mata Sooyoung. Yang ia dapatkan hanya tatapan teduh dan tulus dari yeoja itu, dengan keberanian yang dimilikinya ia dekatkan wajahnya ke wajah Sooyoung. Bibir mereka kini hanya berjarak beberapa senti saja, hembusan nafas teratur Kyuhyun menyapu kulit wajah Sooyoung. Seperti terhipnotis oleh mata tajam Kyuhyun, Sooyoung hanya diam saat bibir Kyuhyun menyentuh bibirnya. Kali ini dengan lebih berani Kyuhyun memagut bibir Sooyoung. Ciuman yang awalnya dimulai Kyuhyun, kini Sooyoung pun membalas ciuman itu dengan kembali mengeratkan tangannya dileher maknae Super Junior ini. Semakin mendalam ciuman mereka, sampai keduanya merasa kehabisan nafas dan melepaskan ciuman itu.

Kyuhyun dan Sooyoung masih tetap menatap satu sama lain. Hidung mereka masih saling bersentuhan, sedikit saja Sooyoung mengangkat dagunya maka bibir mereka akan kembali bertemu. Kyuhyun merasa bibir Sooyoung sangat memabukkan baginya, ingin dia mencium lagi dan lagi bibir manis milik Sooyoung. Bagai sebuah obat, Kyuhyun ketagihan untuk kembali merasakan bibir Sooyoung. Begitu cepat, kembali ia cium bibir Sooyoung yang menggodanya dan Sooyoung merespon positif ciuman itu. Hingga kesadaran keduanya muncul saat dering telepon berbunyi sangat nyaring. Seperti pencuri yang tertangkap basah keduanya langsung berdiri dan merapikan pakaian keduanya yang kini tampak sedikit berantakan. Pipi Sooyoung yang tampak bersemu dan dengan salah tingkah dia segera berlari kearah pojok ruangan saat sadar handphonenya yang berdering itu. Kyuhyun berani bersumpah, dia ingin mencium Sooyoung lagi saat itu juga.

Klik! Panggilan berakhir. Sooyoung dengan gugup kembali melihat kearah Kyuhyun yang nampaknya kini serius pada benda kecil yang berada digenggaman tangannya, PSP. Kyuhyun merasa diperhatikan dengan cepat melihat kearah Sooyoung, dan dengan cepat Sooyoung mengalihkan pandangannya dari Kyuhyun.

“Kyu-ah, aku harus kembali segera. Taeng-ah baru saja menelepon dan memintaku untuk segera pulang” kata Sooyoung dengan segera mengambil tasnya dan keluar ruangan setelah mengucapkan salam pada Kyuhyun. Dibalas anggukan Kyuhyun tanpa bicara hanya menatap kepergian Sooyoung.

*** *** *** *** ***

Kyuhyun POV

Dia sudah pergi sepuluh menit yang lalu, kini aku hanya diam melihat dia pergi. Kalian tahu untuk kedua kalinya aku kembali berciuman dengannya, bahkan kali ini bisa dikatakan ciuman yang dalam. Kuraba kembali bibirku. Masih terasa hangatnya bibir Sooyoung yang tadi menyapu bibirku. Aku begitu mencintainya, bahkan mengontrol tubuhku untuk tidak berbuat nekat padanya pun sulit aku lakukan. Tapi tunggu, bukankah tadi dia juga membalas ciumanku? Apa dia juga memiliki perasaan yang sama sepertiku? Dapatkah aku berharap, Youngie..??

To Be Continue..