4 Years of Love

Author: starralova

Main Cast: Cho Kyuhyun Super Junior & Choi Sooyoung SNSD

Other Cast: Super Junior & SNSD member’s

Genre: Romantic, Friendship, Comedy

Rating: PG-16


***

Kyuhyun POV
Gadis itu….
Ya.. gadis itu…
Gadis yang selalu bisa membuat orang disekitarnya ikut tersenyum dengan senyuman cerianya..
Selalu ceria dan membawa energi positif bagi orang yang mengenalnya….
Ingin sekali rasanya aku berada dekat dengannya…
Aish… sayangnya aku hanya laki-laki pengecut yang hanya selalu memperhatikannya dari jauh. Tanpa berani mendekatinya…
Babo!!! Babo!!! Babo!!! Aish….

*** *** *** *** ***
Author POV
“Yaa!!! Cho Kyuhyun sampai kapan kau akan tidur seperti itu, hah???? Ayo Bangun!!!!” teriak Sungmin dari luar kamar. Tapi namja yang diteriaki hanya diam tak bergeming. “Yaa!!! Jeongmal!!” Sungmin sudah angkat tangan dan mengumpat tak jelas. Giliran Heechul yang turun tangan.

“Yaa!!! Cho Kyuhyun!! Kau bangun atau PSP kesayanganmu ini aku bakar?” ancam Heechul sambil mengacung-ngacungkan PSP evil maknae satu ini. Seketika Kyuhyun yang terlelap, bangun terduduk di ranjangnya sambil melotot kearah Heechul,

“Berani kau membakar PSP kesayanganku itu, aku akan membakar alat make-upmu Kim Heechul!!” tantang namja evil tak punya sopan santun ini pada hyungnya.

“Kyaaa!!! Kenapa kau juga ikut mengancamku??? Evil kurang ajar!!!” teriak Heechul sambil memukul kepala Kyuhyun dengan bantal yang ada disebelahnya. Dan terjadilah duel bantal antara dua namja ini.

“Yaa!! Kalian ini!! Berhenti!!!! Kyu-ah, segeralah mandi! Jadwal kita setengah jam lagi” akhirnya Leeteuk menengahi duel seru KyuHee. Pagi yang sibuk di dorm Super Junior…

***
“Hyung, setelah ini kita tidak ada jadwal lagi kan??” tanya sang maknae, saat mereka telah menyelesaikan jadwal di gedung KBS.

“Anniya, Kyu-ah. Hari ini jadwal kita sampai disini saja” ucap Leeteuk dengan semangat sambil berjalan kearah van mereka diikuti member lainnya.

“Ah.. Kalau begitu aku pulang sendiri saja, hyung. Aku masih ada urusan. Bye!” seru Kyuhyun segera melesat meninggalkan member-member lainnya yang terbengong melihat kelakuannya. “Bersemangat sekali evil itu. Dia tidak sedang menjahili kita kan?” celetuk Eunhyuk hanya ditanggapi Donghae dengan tatapan tidak tahu kemudian segera masuk ke van yang sudah menunggu mereka.

***
“Akhirnya aku bisa lolos dari mereka, kekekeee… Mian hyungdeul, aku berbohong pada kalian semua” ucap Kyuhyun saat sudah berhasil kabur dari hyung-hyungnya. “Ah, itu dia! Taksi!!! Ke gedung utama SMEnt, ajjushi” lanjutnya dan menghilang dibalik pintu taksi.

*** *** *** *** ***
Kyuhyun POV
Kini aku sudah sampai di gedung utama SMEnt. Kalian tidak penasaran kenapa aku kemari?? Ya tentu saja untuk melihat gadis itu, Choi Sooyoung. Dia adalah member girlband Girls’ Generation yang satu menajemen dengan grupku, gadis yang selama empat tahun ini selalu aku perhatikan dari jauh, tanpa berani aku dekati. Cih,… pengecut bukan diriku ini?? Mendekati gadis yang aku suka saja aku tidak berani.

“Yoong-ah, temani aku ke kafetaria yuk! Aku sangat lapar” suara yang bisa membuat aliran darahku berhenti tiba-tiba, kemudian mengalir dengan cepatnya. Membuat detak jantungku ini berdetak tak normal hanya dengan mendengar suaranya saja, suara milik seorang Choi Sooyoung.

“Oppa, apa yang kau lakukan disini sendirian? Dimana member lainnya??” Tanya Yoona yang melihatku berdiri tak jauh dari ruang latihan mereka. Apa yang harus aku jawab????? Ya Tuhan!!!

“Enggg.. ah, iya!! Aku harus bertemu dengan member SM Ballad, menajer hyung ingin rapat dengan kami” jawabku dengan gugup, dan bersamaan dengan itu Sooyoung keluar dari ruangan Yoona keluar tadi. Yoona menatapku penuh selidik.

“Benarkah?? Bilang saja oppa ingin bertemu Seobaby, dia ada didalam kok, kekekekeee…” seketika aku menggeleng.

“Andwae!!! Aku tidak ingin bertemu dengan Seohyun!! Aku benar-benar akan rapat, Yoong” sergahku dengan cepat, entah aku salah lihat atau tidak, tapi Sooyoung menatapku dengan tatapan… errr.. kecewa.. Benarkah itu??? Semoga saja aku tak salah lihat.

“Ne arraseo, oppa. Aku percaya kok, kekekeee… Aku pergi dulu oppa! Jiwa shikshinku dan Sooyoung unnie sedang kambuh, kami ingin makan dulu. Annyeong, oppa” pamit Yoona segera dan berjalan cepat melewatiku, kulihat Sooyoung hanya membungkuk hormat kearahku dan menyusul Yoona dengan sedikit berlari-lari kecil.

***
Kalian lihat, Sooyoung begitu dingin padaku. Tidak pernah sekalipun memberiku senyum cerianya seperti biasa dia berikan pada member-memberku lainnya. Aish…dia membuatku putus asa. Ah, anniya! Dia membuatku jatuh cinta. Ne, memang aku sudah mencintai Choi Sooyoung selama 4 tahun ini. ‘Saranghaeyo, Sooyoung-ssi. Kuharap kau dapat mendengar isi hatiku saat ini’ Kuhela nafas panjang, lalu berjalan masuk ke ruang latihanku untuk mengisi waktu luang saat ini. Aku berbohong pada Yoona, aku tidak mungkin rapat dengan member SM Ballad, sedangkan Jonghyun saja saat ini sedang berada di Jepang bersama SHINee. Aku kemari hanya ingin bertemu Choi Sooyoung.

*** *** *** *** ***

Author POV
Ditengah keasikan Kyuhyun bersama PSP tersayangnya, handphone miliknya berdering menandakan ada telepon masuk.
“Yeoboseo”
“…..”
“Ne, hyung. Ne ne … sudah kan?? Jangan ganggu aku lagi!” kata Kyuhyun sambil mendengus sebal
“…..”
“Aish… Jinjja???? Nan jeongmal??? Ne, hyung tenang saja. Annyeong”
Klik.
“Kenapa mendadak seperti ini sih?? Untung aku berada di kantor” ucap Kyuhyun sambil berjalan keluar dari ruang latihan Super Junior. Telepon dari Leeteuk tadi berisi perintah untuk menemui menajernya untuk membahas kegiatan individunya. Kini Kyuhyun berjalan kearah ruang menajernya yang berada di lantai dasar gedung SMEnt.
Dan sepertinya dewi fortuna sedang berpihak pada Kyuhyun, terlihat Sooyoung yang juga berjalan kearah yang sama.

“Sooyoung-ssi, kau juga ingin bertemu dengan menajer?” sapa Kyuhyun dengan senyum manis yang jarang ia perlihatkan.

“Ne, Kyuhyun-ssi. Kau juga ingin menemui manajer oppa??” dijawab anggukan kepala Kyuhyun, lalu keduanya menghilang dibalik pintu ruang ruangan tersebut.

***

“MWOOOO???????” teriak Kyuhyun dan Sooyoung setelah mendengar maksud menajer memanggil mereka.

“Oppa, ini tidak mungkin. Kenapa bisa aku yang dipilih?? Bukannya Hyoyeon dan Yuri yang biasa melakukannya?? Kenapa kini aku yang terlibat?? Bahkan ini dance couple. Nan jeongmal??” sungut Sooyoung yang tidak menerima keputusan menajernya itu.

“Mianhae, Soo-ah. Ini keputusan akhirku. Hyoyeon cidera kau tahu kan? Dan kau tanya Yuri? Bukankah dia sedang sibuk drama? Apa kau lupa?”

“Tapikan ma-”

“Yoona juga sedang menyelesaikan dramanya di Jepang. Kau ingat kan? Dan terakhir, lead dancer hanya kau yang tersisa, Soo-ah” potong menajernya. Kyuhyun yang sedari diam akhirnya angkat bicara,

“Ehm, mian mengganggu diskusi kalian. Hyung, kapan kami akan mulai berlatih?”

“Neee?? Kau menyetujuinya, Kyuhyun-ssi??” tanya Sooyoung tidak percaya dengan ucapan Kyuhyun barusan.

“Tentu saja. Kenapa aku harus menolak?”

“Mwooo? Aish.. kau benar-benar lucu, Kyuhyun-ssi” ucap Sooyoung sinis, kemudian kembali beralih ke arah menajernya, “Oppa… Batalkan ya?” lanjutnya dengan menunjukan puppy eyes andalannya.

“Mian, Soo-ah. Kali ini Sanjangnim juga sudah menyetujui kontrak ini. Dan latihan kalian mulai minggu depan, setelah kau menyelasikan comebackmu, Kyuhyun-ssi”

“Oppaa…” rengek Sooyoung

“Berhentilah ber-aegyo, Soo-ah! Kalian bisa keluar sekarang. Aku ada rapat dengan Sanjangnim sebentar lagi” tutup menajer. Kemudian diikuti keluarnya Sooyoung dan Kyuhyun dengan perasaan yang bertolak belakang. Kyuhyun yang sangat gembira, sedangkan Sooyoung yang tampak putus asa dan lesu.

*** *** *** *** ***

Hari ini latihan bersama SM Family, semua artis SMEnt hadir dalam latihan ini, tak terkecuali BoA dan DBSK yang sedang sibuk dengan jadwal luar negeri mereka. Tentu saja latihan ini untuk SMTown minggu depan di Jepang. Begitu latihan dinyatakan selesai, dalam sekejap ruang yang penuh dengan artis SM Family langsung sepi hanya tertinggal beberapa artis yang memang sengaja ingin berlatih di ruangan itu.

“Yah!! Kalian tidak ingin istirahat?” teriak Taeyeon, pada kedua membernya yang masih berdiri ditengah ruangan.

“Anniya, Taeng-ah. Tinggalkan saja kami, Yuri-ah ingin menunjukkan dance terbarunya padaku” jawab Sooyoung, yang masih berkonsentrasi mengamati gerakan Yuri.

“Ah, kalian benar-benar bersemangat. Hwaithing!!!” kata Tiffany sambil mengepalkan kedua tangannya memberi semangat pada Sooyoung dan Yuri, diikuti member lain lalu menghilang dibalik pintu ruangan itu.

***

“Bagaimana, Soo-ah? Kau sudah bisakan?” tanya Yuri disel-sela nafasnya yang tidak teratur “Sebentar lagi aku harus kembali, Soo-ah. Pemain lain sudah menungguku” kata Yuri bergegas membereskan tasnya dan keluar ruangan. Kemudian berbalik karena tidak mendapat respon dari Sooyoung. “Kau kutinggal tak apa kan?”

“Ne.. pergi saja, Yul-ah. Aku masih ingin berlatih sendiri” jawab Sooyoung dengan mata tertutup berbaring di tengah ruangan.

“Jangan terlalu lama, Soo-ah. Kau juga butuh istirahat ne?” ucap Yuri yang begitu khawatir dengan sahabatnya ini. Hanya dibalas kekehan Sooyoung

“Apa kau lupa? Bahkan kau yang hampir seminggu tidak tidur didorm, Yul-ah” kata Sooyoung sambil duduk dan menatap Yuri, “Jagalah kesehatanmu, Yul-ah. Kau butuh tidur cukup ne?” ulang Sooyoung sambil menirukan nada khawatir kawannya tadi.

“Yah! kau ini, Soo-ah” jawab Yuri sambil berlalu meninggalkan Sooyoung sendirian diruang latihan itu.

***

Kyuhyun POV
Eunhyuk sangat menyebalkan. Aish… dengan sengaja meninggalkan PSP tersyangku diruang latihan tadi. Tak akan aku pinjamkan lagi PSPku padamu, Lee Hyukjae!!!

Aku mendengar suara musik diruang latihan bersama. Apakah masih ada yang berlatih?? Karena begitu penasaran, dengan segera aku masuk dalam ruang latihan. Dan… hanya ada seorang gadis yang aku hafal betul ciri-cirinya. Dia tinggi dengan rambut diikat ekor kuda, cantik walau dilihat dari belakang, Choi Sooyoung. Dia sedang berlatih tari salsa yang biasa dia bawakan itu. Dapatkan aku berharap, kalau aku bisa menjadi pasangannya di dance itu?? Babo!! Tentu saja jawabannya, TIDAK!

“Apa yang kau lakukan di depan pintu seperti itu, Kyuhyun-ssi??” suara Sooyoung membuatku tersadar dari lamunan.

“Ah, aku meninggalkan PSPku, Sooyoung-ssi. Apa kau melihatnya?” tanyaku sambil menengok mencari-cari PSP, yang sebetulnya ditinggalkan Eunhyuk itu.

“Ckckck.. Sebegitunya kau mencintai PSPmu, Kyuhyun-ssi? Begitu kehilangan kau langsung mencarinya” kata Sooyoung yang kudengar sinis dan tajam. Mwo?? Ada apa dengannya?? Apakah masih sebal tentang masalah tempo hari??

“Enggg… Tidak juga. Hanya saja PSP itu seperti nyawa keduaku, Sooyoung-ssi” jawabku sambil memegang tengkuk belakangku karena gugup. Sooyoung hanya tersenyum sinis, sambil membantu mencari PSPku. Aku jadi tidak berkonsentrasi mencari PSPku, karena sejak tadi hanya Sooyoung yang dengan serius menyusuri ruangan yang aku perhatikan. Sudut bibirku terangkat melengkung membentuk senyum melihatnya seserius itu dan tetap terlihat cantik.

“Ah, ketemu!!!” seru Sooyoung membuyarkan lamunanku untuk kedua kalinya.

“Jeongmal? Dimana kau menemukannya, Sooyoung-ssi?” tanyaku setelah beberapa saat mengontrol keterkejutanku. Sooyoung berjalan kearahku dengan mengacung-ngascungkan PSP putih kesayanganku itu.

“Aku menemukannya di dekat tasku, Kyuhyun-ssi. Entahlah.. kenapa bisa ada disana aku juga tidak tahu” jawab Sooyoung saat menyerahkan PSPku.

“Gomawo, Sooyoung-ssi. Hm.. Kenapa kau masih disini? Dan sendirian?” ku ucapkan terima kasih dan bertanya hal yang sejak tadi ingin aku tanyakan padanya.

“Eh,. Itu, aku tadi berlatih bersama Yuri, tapi dia harus segera pergi. Jadi aku sekarang berlatih sendiri.”

“Aku lihat kau begitu kesulitan berlatih salsa seorang diri, perlu seorang partner?” tanyaku menawarkan diri. “Dan bukankah kita akan menjadi pasangan dance untuk acara baru di KBS, Sooyoung-ssi?” lanjutku. Hingga membuat matanya membulat sempurna.

“Mwoya?? Apa maksudmu, Kyuhyun-ssi?”

“Kita bisa mencari chemistry mulai dari sekarang bukan? Akan lebih mudah di kedepannya” sanggahku dengan cepat.

“Huh… sepertinya kau benar, Kyuhyun-ssi” jawab Sooyoung lesu.

“Aku sudah menawarkan bantuan tadi. Sekarang terserah dirimu, Sooyoung-ssi” ucapku sambil menyungingkan senyum evil andalanku.

“Arraseo. Aku menerima tawaran bantuanmu, Kyuhyun-ssi. Memang sangat sulit, berlatih salsa tanpa pasangan” katanya menyerah, kemudian menyalakan lagi musik Sway yang menjadi backsound tari salsanya.

Mimpi apa aku semalam?? Bertemu dengan Sooyoung sendirian diruang latihan, mengobrol tanpa canggung dengannya dan yang terakhir bisa menjadi partnernya menari salsa. Aku harus berterima kasih pada monyet sialan itu. Kalau bukan karena tindakan usilnya, tidak mungkin aku bisa bertemu dengan Sooyoung malam ini.

To Be Continue…

Tambahan yaaa… yeaaaaahhhh… akhirnya bisa ngepost fanfic ini :’D pertama ngerasa takut banget kalo ini fanfic gak ada yang baca, soalnya abal banget nih aku nulisnya, wkwkw.. lanjutannya ditunggu responnya reader dulu.. kalo banyak yang suka aku bakal lanjutin kok😀 … salam KNIGHT!!! KYUYOUNG JJANG!!!!!!!!